You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puskesmas Menteng Gelar Acara Peringatan Pekan ASI se-Dunia
photo Rezki Apriliya Iskandar - Beritajakarta.id

Puskesmas Menteng Gelar Acara Peringatan Pekan ASI se-Dunia

Puskesmas Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat hari ini menggelar acara talk show serta wisuda bagi bayi-bayi berumur enam bulan dan telah lulus ASI eksklusif.

Kami berharap bayi usia 0-6 bulan di wilayah Kecamatan Menteng dapat diberikan ASI eksklusif,

Acara yang dipusatkan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amir Hamzah, Pegangsaan, Menteng ini digelar untuk memperingati Hari Pekan ASI se-Dunia tahun 2019.

"Kami berharap bayi usia 0-6 bulan di wilayah Kecamatan Menteng dapat diberikan ASI eksklusif. Karena hanya ASI saja makanan yang paling baik dan lengkap untuk bayi," ujar Edi Suryaman, Camat Menteng di lokasi, Selasa (13/8).

Pelayanan Kesehatan Puskesmas Menteng Diapresiasi Dewan

Kepala Puskesmas Kecamatan Menteng, Rusmala Dewi menjelaskan, pemberian ASI ekslusif sangat penting bagi tumbuh kembang bayi berusia 0-6 bulan.

"Ini untuk mencegah malnutrisi," ucapnya.

Sementara itu, M Rizki, salah satu Ayah ASI yang diundang untuk hadir menjadi pembicara pada acara ini mengaku sangat mendukung istrinya memberikan ASI ekslusif kepada anaknya hingga usia enam bulan.

"Dukungan saya dengan cara memberi perhatian lebih pada istri dalam hal makanan bergizi. Itu agar istri saya tetap sehat dan menghasilkan ASI yang bagus," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11363 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1346 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1288 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1280 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye992 personBudhi Firmansyah Surapati