You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
tes urine sopir bis pulogadung
photo Doc - Beritajakarta.id

21 Awak Bus Tes Urine di Terminal Pulogadung

Sebanyak 21 awak bus melakukan tes urine di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur. Tes dilakukan untuk melihat kesehatan sopir serta mendeteksi penggunaan narkoba yang bisa membahayakan keselamatan penumpang.

Kalau hari ini, ada 21 sopir yang jalani tes urine. Diketahui 2 sopir diharuskan istirahat karena tensi darahnya tinggi. Setelah istirahat 1,5-2 jam dua sopir itu diperbolehkan mengemudi kembali

Kepala Terminal Bus AKAP Pulogadung, Muhammad Arafat mengatakan, tes urine terhadap sopir bus dilakukan demi memberikan rasa aman dan nyaman pada pemudik saat libur Natal dan Tahun Baru. Terlebih, libur panjang ini jumlah pemudik di terminal naik sekitar 10-20 persen. Yakni dari hari biasa 400-500 penumpang, kini naik sekitar 700 penumpang per hari. Namun, kenaikan ini masih rendah jika dibanding arus mudik Lebaran yang mencapai 2.000 penumpang per hari.

Menurutnya, selain hari ini, pada hari Rabu kemarin pihaknya juga menggelar tes urine terhadap 45 sopir dengan melibatkan empat petugas medis. Hasilnya, seluruhnya dinyatakan layak mengemudi dan tidak ada yang terindikasi mengonsumsi narkoba atau obat-obatan terlarang.

150 Sopir Bus AKAP Dites Urine

"Kalau hari ini, ada 21 sopir yang jalani tes urine. Diketahui 2 sopir diharuskan istirahat karena tensi darahnya tinggi. Setelah istirahat 1,5-2 jam dua sopir itu diperbolehkan mengemudi kembali," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2156 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1131 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1054 personNurito
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1046 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri