You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
1.811 PMKS Terjaring Razia di Jakpus
photo Doc - Beritajakarta.id

1.811 PMKS Terjaring Razia di Jakpus

Sepanjang tahun 2014, Sudin Sosial Jakarta Pusat berhasil mengamankan 1.811 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Meski begitu, hingga kini keberadaan PMKS masih dengan mudah ditemui di sejumlah titik keramaian di Jakarta Pusat.

Diberikan pelatihan selama 2 sampai 3 bulan selanjutnya mereka dilepaskan kembali atau dipulangkan ke kampung halamannya

Data dari Sudin Sosial Jakarta Pusat menyebutkan, selama periode Januari - Desember 2014 tercatat sebanyak 1.811 PMKS terjaring razia. Mereka terdiri dari 498 gelandangan, 227 pemulung, 328 pengemis, 23 pekerja seks komersil, 7 waria, 141 psikotik atau orang gila, 69 pengamen, 1 pengedar kotak amal, 56 pedagang asongan, 27 juru parkir liar dan 83 lain-lain.

"Para PMKS tersebut selanjutnya dikirim ke tiga panti yakni Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya (PSBI BD) Cengkareng, Panti Sosial di Kedoya Jakarta Barat dan di Panti Sosial Cipayung Jakarta Timur," ujar Wanson Sinaga, Kasie Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Sudin Sosial Jakarta Pusat kepada beritajakarta.com, Jumat (2/1).

Januari-Desember, 1.008 PMKS Terjaring Razia

Dikatakan Wanson, pihaknya akan terus melancarkan razia terhadap keberadaan PMKS dan menempatkan petugas Pelayanan Pengawasan Pengendalian Sosial (P3S) di tiga titik rawan PMKS yakni Bundaran Hotel Indonesia (HI), Perempatan Harmoni dan Karet Bivak.

"Setiap hari ada 21 petugas P3S yang berjaga di lokasi tersebut dan mereka akan langsung menangkap jika melihat PMKS yang berkeliaran," ucapnya.

Ditambahkan Wanson, para PMKS yang terjaring razia selanjutnya didata dan diberikan pelatihan keterampilan seperti memasak, menjahit dan sebagainya selama menghuni panti sosial. Tujuannya, agar mereka bisa mendapatkan pekerjaan, sehingga tidak kembali ke jalan dan hidup menggelandang.

"Diberikan pelatihan selama 2 sampai 3 bulan selanjutnya mereka dilepaskan kembali atau dipulangkan ke kampung halamannya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6445 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5623 personNurito
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2068 personFakhrizal Fakhri
  4. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1832 personAnita Karyati
  5. Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1641 personFakhrizal Fakhri