You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Puluhan Petugas Gabungan Tangani Turap Longsor di Kramat Jati
photo Nurito - Beritajakarta.id

Petugas Gabungan Tangani Turap Longsor di Kramat Jati

Sebanyak 25 petugas gabungan dibantu 10 petugas PPSU melakukan penanganan turap longsor di Kali Baru Timur,  RW 01 Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur. Turap sepanjang 10 meter tersebut longsor akibat tergerus debit air yang tinggi.

Turap yang longsor untuk sementara ditangani dengan membuat bronjongan dari batu kali,

Lurah Tengah, Tarmizi mengatakan, petugas gabungan ini terdiri dari Satgas Sumber daya Air Kecamatan Kramat Jati dan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum  (PPSU) Kelurahan Tengah.

Wali Kota Jaktim Tinjau Turap Longsor di Pekayon

"Turap yang longsor untuk sementara ditangani dengan membuat bronjongan dari batu kali," ujarnya, Kamis (10/10).

Sementara itu, Kasi Pemeliharaan Sudin Sumber Daya Air Jakarta Timur, Puryanto menuturkan, penanganan turap longsor yang dilakukan sifatnya sementara agar bagian longsor tidak melebar karena di sebelah kali terdapat permukiman warga.

"Perbaikan turap longsor ini akan berlangsung hingga seminggu ke depan," jelasnya. 

Ia menambahkan, pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan Dinas SDA DKI, agar ke depannya ditindaklanjuti dengan pembuatan turap secara permanen.

"Harapannya, setelah diperbaiki turap ini tidak terjadi longsor lagi," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6150 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2576 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2200 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1801 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1737 personNurito