You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 120 Pelajar Panen Padi di Sawah Abadi Cakung
photo Nurito - Beritajakarta.id

120 Pelajar Ikut Panen Padi di Cakung

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Timur, Syofian Taher bersama 120 pelajar se-Jakarta Timur hari ini melakukan panen padi di Cakung Timur, Cakung, Jakarta Timur.

Kegiatan panen ini juga merupakan wahana edukasi pertanian,

Dikatakan Syofian, padi yang dipanen dari sawah seluas 3,5 hektare tersebut dikelola oleh UPT Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta.

“Kegiatan panen ini juga merupakan wahana edukasi pertanian bagi anak sekolah dengan harapan para peserta didik ini bisa mengerti cara bercocok tanam padi,” ujar Syofian Taher, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Timur, Rabu (16/10).

Petani Karanganyar Kunjungi Pabrik Beras PT Food Station

Sementara, Kepala UPT Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas KPKP DKI Jakarta, Ali Nurdin menambahkan, total luas lahan yang dikelola pihaknya seluas lima hektare. Namun yang digunakan untuk menanam padi sebanyak 3,5 hektare, sisanya untuk pembibitan perkebunan, lahan parkir dan kantor pengelola.

"Setiap tiga bulan sekali kami rutin melakukan panen padi. Selanjutnya, dari setiap satu hektare lahan bisa menghasilkan enam ton gabah kering dengan jenis varietas ciherang," jelasnya.

Kevin Ravidion (15), pelajar kelas 10 SMKN 63 Jakarta mengaku senang karena bisa mengikuti panen padi di Sawah Abadi, Cakung Timur, Cakung, Jakarta Timur.

"Saya senang karena bisa ikut panen padi langsung," kata Kevin.

Dikatakan Kevin, selama ini dirinya hanya mendapatkan pengetahuan tentang pertanian termasuk cara dan proses bercocok tanam padi di kelas, televisi maupun  dari cerita orang lain. Selain itu, awalnya ia sempat tak percaya, bahwa di kota metropolitan seperti Jakarta masih ada sawah yang luas dan subur.

“Harapannya, ke depan saya dan pelajar lainnya juga diajak untuk bercocok tanam padi secara langsung, agar pengetahuan tentang bercocok tanam dan memanen padi bisa diterima secara teori dan praktik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1177 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1097 personAnita Karyati
  3. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1093 personNurito
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1054 personFakhrizal Fakhri
  5. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye847 personNurito