You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Penataan Delapan Titik Kolong Tol di Kembangan Sudah 90 Persen
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Penataan Delapan Titik Kolong Tol di Kembangan Sudah 90 Persen

Penataan delapan titik kolong jalan layang tol dan non tol di wilayah Kembangan, Jakarta Barat telah mencapai 90 persen.

Sampai saat ini progres penataan sudah 90 persen,

Ditargetkan, penataan yang pengerjaannya meliputi pembuatan mural, taman dan pencahayaan ini selesai akhir November 2019.

Camat Kembangan Joko Mulyono mengatakan, penataan sudah dilakukan sejak Juli 2019 lalu di delapan titik. Masing-masing satu titik di Jalan Meruya Utara (Kelurahan Meruya Utara), dua titik di Jalan Meruya Selatan (Kelurahan Meruya Selatan).

Kolong Tol JORR Dimural HUT Kota Jakarta

Kemudian dua titik di Kelurahan Meruya Utara dan Kembangan Selatan, satu titik di Jalan Raya Kembangan (Kelurahan Kembangan Selatan), satu titik di Flyover Kembang Kerep (Kelurahan Meruya Utara) dan satu titik di Kolong Tol JORR W 2 (Kelurahan Joglo).

"Sampai saat ini progres penataan sudah 90 persen. Tinggal dirapikan tanaman dan pencahayaannya," ujarnya, Rabu (23/10).

Ia menjelaskan, mural yang dibuat dalam penataan kolong jalan layang tol dan non tol ini mengangkat tema kebudayaan Betawi. Misalnya, Ondel-ondel, cupang serit dan anggrek dendodrium yang menjadi ciri khas Jakarta Barat.

"Pengerjaannya sendiri melibatkan jajaran kelurahan, masyarakat, dosen dan mahasiswa," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2062 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1037 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye936 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye932 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye847 personNurito