You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Bank Sampah Berkah Luncurkan Produk Mebeler dari Limbah Drum
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Bank Sampah Berkah Luncurkan Produk Mebeler dari Drum Bekas

PPSU yang mengerjakan bank sampah juga harus dilaksanakan di luar jam kerja,

Bank Sampah Berkah Kelurahan Tugu Selatan,Koja, Jakarta Utara, meluncurkan produk kerajinan mebeler dari limbah drum bekas pakai. Produk yang terdiri dari dua bangku kecil, satu bangku panjang dan meja akan dipasarkan dengan kisaran harga Rp 3 juta.

Camat Koja, Ade Himawan mengatakan, Bank Sampah Berkah merupakan bank sampah ke-60 yang ada di wilayahnya. Selama ini persoalan bank sampah yang harus diperhatikan ialah menjaga konsistensi dan keberlangsungan.

256 Kilogram Sampah Plastik Ditimbang di Bank Sampah Flamboyan

"Makanya agar tidak gulung tikar dikembangkan kerja sama dengan CSR perusahaan. Produknya memanfaatkan drum bekas," katanya, Rabu (13/11).

Diharapkan Ade, Bank Sampah Berkah bisa berkembang sehingga melibatkan lebih banyak warga di tujuh RW yang ada di Kelurahan Tugu Selatan. Saat ini kebanyakan anggota adalah petugas PPSU kelurahan.

"Petugas PPSU yang mengerjakan bank sampah juga harus dilaksanakan di luar jam kerja," tegasnya.

Lurah Tugu Selatan, Sukarmin mengatakan, untuk setiap set mebeler membutuhkan waktu pengerjaan maksimal dua bulan. Pengerjaan dilaksanakan setelah petugas PPSU selesai bekerja.

"Harapan saya dari petugas PPSU juga ada yang bisa membuka usaha. Jadi tidak selamanya jadi petugas PPSU," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12106 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1364 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1341 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1300 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1009 personBudhi Firmansyah Surapati