You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Bakal Dibangun Di Taman Tidore
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Jakpus Bakal Bangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat, akan membangun ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA). Rencananya, RPTRA tersebut akan dibangun di Taman Tidore, RT 02/05, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat.    

Untuk teknis bentuk dan besarnya anggaran pembangunan taman tersebut saat ini sedang dilakukan pembahasan terlebih dahulu

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, mengatakan, di taman tersebut nantinya akan dilengkapi dengan Posyandu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), perpustakaan, sarana olahraga dan sebagainya.

Taman tersebut juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan berbagai aktifitas dan juga tempat acara bagi ibu PKK. "Taman ini benar-benar diciptakan sebagai ruang publik yang ramah anak dan tempat masyarakat berinteraksi, kalau tamannya bagus pasti mereka betah berlama-lama," ujarnya, Jumat (16/1).

Saluran di Kota Tua Diminta Dibenahi

Dikatakan Mangara, dana pembangunan taman tersebut bukan berasal dari APBD melainkan dari corporate social responsibility (CSR).

"Untuk teknis bentuk dan besarnya anggaran pembangunan taman tersebut saat ini sedang dilakukan pembahasan terlebih dahulu. Mengingat taman seperti ini baru pertama kali dibangun di Jakarta Pusat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6153 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1271 personAnita Karyati