You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
1.000 Pesilat Beksi Tampikan Atraksi Jurus di Ulujami
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

1.000 Pesilat Beksi Tampikan Atraksi Jurus di Ulujami

1.000 pesilat Beksi dari berbagai perguruan menampilkan atraksi jurus dalam Gebyar Beksi Kampung Ulujami. Kegiatan yang digagas Perguruan Silat Beksi Petir Ulujami (PSBPU) ini diselenggarakan di Jalan H Rohimin, RT 19/03 Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Acara ini kami adakan untuk mempertahankan bela diri asli Betawi

Pendiri PSBPU, Ubay Haki (50) mengatakan, Gebyar Beksi Kampung Ulujami diselenggarakan untuk melestarikan Silat Beksi sebagai budaya asli Betawi yang dikembangkan di Pesanggrahan hingga ke wilayah lainnya.

"Acara ini kami adakan untuk mempertahankan bela diri asli Betawi," ujarnya di lokasi, Minggu (23/2).

Gebyar Beksi Kampung Ulujami Digelar Akhir Pekan Ini

Ia menjelaskan, dalam acara ini, pihaknya secara bergantian menampilkan atraksi jurus dari 1.000 pesilat Beksi yang berasal dari 30 perguruan asal Pesanggrahan dan Tangerang.

"Selain aktraksi silat, kami juga adakan santuan anak yatim, bazar kuliner Betawi, gambang kromong dan lenong Betawi," tuturnya.

Sementara itu, Lurah Ulujami, Ahmad Hasan Husaini menuturkan, silat merupakan bela diri dari Indonesia. Di Pesanggrahan, Silat Beksi sudah ada sejak lama dan cukup dikenal masyarakat luas.

"Kita mendukung penuh kegiatan ini agar Silat Beksi tetap lestari," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye8568 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1297 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1202 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1131 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye945 personBudhi Firmansyah Surapati