You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jakbar Siapkan 7 Genset di Daerah Rawan Banjir
photo Doc - Beritajakarta.id

Jakbar Siapkan 7 Genset di Daerah Rawan Banjir

Pemadaman bergilir yang biasa terjadi saat banjir di Jakarta Barat, kini tidak akan terjadi lagi. Sebab, daerah rawan banjir di Jakarta Barat telah memiliki tujuh genset yang diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) DKI.

Wilayah Cengkareng itu dari tahun ke tahun memang paling rawan, bahkan ketinggian banjir di sana bisa mencapai 3 meter

Kepala Pelaksana Penanggulangan Bencana Wilayah Jakarta Barat, Firmanudin mengatakan, dari tujuh genset tersebut satu disebar di Green Garden, Kedoya Utara, Kebon Jeruk. Kemudian satu lagi di Kecamatan Palmerah tepatnya di lapangan futsal Kelurahan Kota Bambu Selatan.

Sementara sisanya ditempatkan di lima kelurahan di Cengkareng, Kecamatan Cengkareng, antara lain Masjid Al Anshor di Kelurahan Cengkareng Barat, di kantor Kelurahan Duri Kosambi, di STT Telkom Kelurahan Kedaung Kali Angke, Pasar Sentra PKL Kelurahan Rawa Buaya dan di kantor Kelurahan Kapuk.

DKI Butuh Pasokan Listrik Lebih Banyak

“BNPB telah memberikan tujuh genset baru di wilayah Jakarta Barat. Satu di Kecamatan Kebon Jeruk, satu di Kecamatan Palmerah dan selebihnya di Kecamatan Cengkareng,” jelas mantan Sekretaris Camat Cengkareng itu, Jumat (23/1).

Ia mengakui banyaknya alokasi genset untuk Kecamatan Cengkareng, karena kawasan tersebut merupakan lokasi rawan banjir tertinggi di Jakarta Barat dan mencapai hingga 3 meter.

“Wilayah Cengkareng itu dari tahun ke tahun memang paling rawan, bahkan ketinggian banjir di sana bisa mencapai 3 meter,” kata Firman.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1185 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1165 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye951 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye937 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye849 personBudhi Firmansyah Surapati