You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penataan 1.530 Pohon Dilakukan di Jaksel
photo Doc - Beritajakarta.id

1.530 Pohon Rawan Sempal dan Tumbang di Jaksel Ditata

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan sedikitnya telah menata 1.530 pohon rawan sempal dan tumbang di seluruh wilayahnya selama periode Maret 2020.

Untuk penebangan targetnya pohon yang kering, keropos, miring dan membahayakan

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan, Winarto mengatakan,  dari 1.530 pohon yang ditata, 1.234 pohon di antaranya dipangkas, 225 pohon ditoping dan 220 ditebang.

"Untuk penebangan targetnya pohon yang kering, keropos, miring dan membahayakan. Inilah yang masuk kategori rawan tumbang," jelasnya, Selasa (15/4).

Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Tata 3.249 Pohon

Winarto menyebutkan, dalam kurun waktu tersebut penopingan pohon paling banyak dilakukan di Pasar Minggu dengan jumlah 173 pohon. Sementara pemangkasan paling banyak di Tebet dengan jumlah 35 pohon.

"Sedangkan penebangan pohon paling banyak di Jagakarsa dengan jumlah 16 pohon," sambungnya.

Ia menambahkan, selama penanganan Covid-19, penataan pohon yang dilakukan 105 personel di lapangan diatur dengan sistem kerja dua shift.

"Kita juga koordinasikan kepada seluruh satuan pelaksana di kecamatan agar selalu menjaga kesehatan petugasnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29152 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11531 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6911 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3849 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1619 personAldi Geri Lumban Tobing