You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
15 Pelanggar PSBB di Pekayon Ditindak
photo Nurito - Beritajakarta.id

15 Pelanggar PSBB di Pekayon Ditindak

50 petugas gabungan dikerahkan untuk melakukan penjagaan di check point Jl Gandaria I dan Jl Mardhotillah, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (12/5).

Hari ini kami temukan 15 pelanggaran,

Hasilnya, sebanyak 15 pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ditindak oleh petugas dalam kegiatan tersebut.

Pantauan di lapangan, pengendara sepeda motor yang kedapatan tidak menggunakan masker diperiksa oleh petugas. Mereka diperiksa suhu tubuhnya menggunakan thermal gun. Setelah diberikan masker oleh petugas, para pelanggar PSBB ini diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulang lagi pelanggaran yang dilakukan.

300 Petugas Disiagakan Awasi PSBB di Pasar Rebo

Lurah Pekayon, Nunuk Widiastuti mengatakan, lokasi check poin berada di wilayah perbatasan dengan Kota Depok, Jawa Barat.

"Hari ini kami temukan 15 pelanggaran. Jumlah ini menurun jika dibanding kegiatan pekan lalu yang mencapai 60 kasus pelanggaran tidak mengenakan masker," ujar Nunuk di lokasi.

Dia menambahkan, kegiatan check point dilakukan mulai pukul 09.00 - 11.00. Adapun petugas gabungan yang dikerahkan berasal dari unsur kelurahan, puskesmas, Satpol PP, dan TNI/Polri.

"Sejauh ini pemeriksaan di check poin berlangsung kondusif. Terlebih para pelanggar juga mengakui kesalahannya. Petugas juga melakukan penindakan secara persuasif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10433 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1319 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1234 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1210 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye961 personBudhi Firmansyah Surapati