You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 BBPOM Jakarta Sidak Swalayan di Gondangdia
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

BPOM DKI Sidak Pasar Swalayan di Gondangdia

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu pasar swalayan di Jalan RP Soeroso, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

Sidak kami lakukan untuk melindungi masyarakat dari produk yang tidak memenuhi standar kesehatan

Sidak dilakukan untuk memastikan produk pangan yang dijual di lokasi memenuhi standar kesehatan dan aman dikonsumsi masyarakat.

Kepala BPOM DKI Jakarta, Safriansyah mengatakan, pemeriksaan produk pangan rutin dilaksanakan menjelang Lebaran. Termasuk di tengah kondisi pandemi COVID-19 yang masih mengancam Ibukota.

Stok Pangan di Pasar Senen Dipastikan Aman

"Sidak kami lakukan untuk melindungi masyarakat dari produk yang tidak memenuhi standar kesehatan," ujarnya, Rabu (20/5).

Safriansyah menuturkan, dalam sidak kali ini, pihaknya mengerahkan belasan personel dan satu unit mobil laboratorium. Pemeriksaan sendiri difokuskan pada tanggal kadaluarsa, izin edar, kemasan, alamat produsen dan lain sebagainya.

Beberapa sampel makanan basah, kue dan tahu juga langsung diuji cepat agar diketahui apakah ada kandungan zat berbahaya atau sebaliknya.

"Dari hasil pemeriksaan dan uji cepat, kami tidak menemukan adanya produk makanan yang tidak sesuai ketentuan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye22803 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1825 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1170 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1097 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye891 personFakhrizal Fakhri