You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
10 Unit Bus Sekolah Layani 94 Warga Tanpa SIKM ke Tempat Karantina
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Bus Sekolah Antar Warga Tanpa SIKM ke Lokasi Karantina

Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 10 unit bus sekolah untuk memobilisasi warga yang tidak mengantongi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta dengan destinasi karantina tingkat kota.

Total sampai saat ini 94 orang kami antar ke karantina tingkat kota,

Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dishub DKI Jakarta, Ali Murthadho mengatakan, sebanyak 94 orang warga pendatang dari luar daerah yang tidak mengantongi SIKM telah diantar ke tempat karantina tingkat kota seperti, Gedung Olah Raga KONI Jakarta Pusat dan GOR Pulogadung.

"94 warga ini dijemput setelah diketahui melanggar oleh tim penyekat dan pemeriksa pada titik-titik kedatangan seperti bandara, stasiun kereta, dan terminal," ujar Ali, Rabu (3/6).

Puluhan Bus Sekolah Fasilitasi Transportasi Tenaga Medis

Dia menjelaskan, pola kerja bus sekolah adalah membantu tim penyekat dan pemeriksa kelengkapan administrasi dalam mobilisasi ke karantina setelah dinyatakan melanggar oleh tim.

Ali menambahkan, satu unit bus sekolah diawaki dua petugas dan satu pengawas. Awak bus sekolah juga dilengkapi alat pelindung diri (APD) yaitu, masker, sarung tangan, dan kaca mata awak bus.

"Kami melaksanakan mobilisasi setelah warga pendatang diperiksa oleh tim khusus. Armada kami sudah siaga sejak seminggu lalu, mengantisipasi arus balik. Total sampai saat ini 94 orang kami antar ke karantina tingkat kota," tandas Ali.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6270 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2715 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2271 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1905 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1785 personNurito