You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Belasan Petugas Gabungan Kecamatan Tanah Abang Monitoring Protokol Kesehatan di Citywalk Sudirman
photo Adriana Megawati - Beritajakarta.id

Kecamatan Tanah Abang Cek Protokol Kesehatan di Pusat Perbelanjaan

Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, hari ini melakukan pengawasan dan monitoring protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di Citywalk Sudirman, Jl KH Mas Mansyur, Karet Tengsin.

Dari hasil monitoring, pengelola pusat perbelanjaan sudah menerapkan protokol kesehatan,

Camat Tanah Abang, Yassin Pasaribu mengatakan, pengawasan dan monitoring dilakukan untuk memastikan pusat perbelanjaan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Dalam peninjauan kali ini, pihak kecamatan mengerahkan delapan personel Satpol PP dan tujuh ASN Kecamatan Tanah Abang.

"Dari hasil monitoring, pengelola pusat perbelanjaan sudah menerapkan protokol kesehatan. Sudah tersedia hand sanitizer di beberapa titik serta penerapan physical distancing," ujar Yassin, Jumat (19/6).

Pedagang Pasar Nangka Ikut Tes Rapid dan Swab

Selain itu, pihaknya juga meminta petugas keamanan di pusat perbelanjaan tersebut berkeliling mengingatkan para pengunjung akan pentingnya menggunakan masker.

"Kami meminta petugas keamanan tidak bosan-bosan mengedukasi pengunjung mengenai pentingnya menggunakan masker dan menjaga jarak satu dengan lainnya minimal satu meter," tandasnya.


Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11749 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1355 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1313 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1292 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1001 personBudhi Firmansyah Surapati