You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lumpur Kali Pakin Mulai Dikeruk
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Lumpur Kali Pakin Mulai Dikeruk

Akibat mengganggu proses pemompaan air dari Kali Pakin menuju laut, lumpur yang berada di sekitar Rumah Pompa Pasar Ikan di Penjaringan, Jakarta Utara, mulai dikeruk. Diharapkan pengerukan yang menggunakan dua eskavator ini rampung pekan depan.

Pengerukan sudah dikerjakan sejak dua pekan lalu menggunakan dua eskavator. Diprediksi pekan depan pengerukan sudah selesai

Endapan lumpur di sekitar muara Kali Pakin kondisinya memang sudah mengkhawatirkan. Bahkan kedalaman kali tersebut hanya sekitar satu meter. Hal ini tentu saja membuat proses pemompaan air dari Kali Pakin menuju laut menjadi terhambat.

Antisipasi Banjir, Kali Angke Dikeruk

"Pengerukan sudah dikerjakan sejak dua pekan lalu menggunakan dua eskavator. Diprediksi pekan depan pengerukan sudah selesai," kata Aris Komaris Nandika, Kepala UPT Peralatan dan Perbekalan Dinas Tata Air DKI Jakarta, Jumat (6/2).

Dikatakan Aris, setelah dikeruk, kedalaman Kali Pakin akan bertambah antara 4-5 meter. Dengan begitu proses pemompaan air ke laut akan lebih lancar karena tidak lagi terganggu endapan lumpur. 

"Pengerukan dimulai dari Jembatan Kali Pakin sampai ke rumah pompa. Pengerukan ini merupakan salah satu upaya mengurangi dampak banjir saat musim hujan," ujar Aris.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6941 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5688 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3759 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2139 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1907 personAnita Karyati