You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kembangkan Tiga Kawasan PT MRT Jakarta Akan Bentuk Anak Usaha Baru
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

PT MRT Jakarta Bentuk Anak Usaha Kembangkan Kawasan TOD

PT MRT Jakarta (Perseroda) telah mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membentuk anak usaha baru yang akan mengembangkan kawasan berorientrasi transit atau Transit Oriented Development (TOD).

Ini akan menjadi tangannya MRT Jakarta untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan koordinasi dan pembangunan TOD,

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengungkapkan, proses pembentukan anak usaha ini sudah tahap final dan dalam waktu dekan sudah bisa dikenalkan ke publik.

"Jadi anak usaha MRT Jakarta itu namanya PT Integrasi Transit Jakarta. Ini akan menjadi tangannya MRT Jakarta untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan koordinasi dan pembangunan TOD," ujar William, saat kegiatan Forum Jurnalis yang dilakukan secara virtual, Kamis (2/7).

PT MRT Siapkan Hadiah Spesial Bagi Penumpang Saat HUT Kota Jakarta

Dikatakan William, saat ini sudah ada tiga kawasan yang mendapatkan persetujuan dari Pemprov DKI yang akan ditangani oleh anak perusahaan MRT Jakarta yakni, Stasiun Blok M atau ASEAN, Stasiun Fatmawati dan Stasiun Lebak Bulus.

"Blok M ASEAN sudah resmi sebagai TOD dan sudah resmi dikelola oleh PT MRT Jakarta Jakarta berdasarkan Pergub Nomor 55 Tahun 2020 dan juga Stasiun Fatmawati dalam Pergub Nomor 56 tahun 2020. Kalau Blok M green creative hub sebagai kawasan hijau serta kawasan Fatmawati karena tinggi jadi konsepnya ruang atas yang dinamis atau dibangun secara vertikal," kata William.

Sedangkan untuk kawasan Lebak Bulus, tertuang dalam Pergub Nomor 57 Tahun 2020. Tiga kawasan tersebut akan terlebih dahulu dikelola, sebab ketiga kawasan ini di prediksi akan terus berkembang, sehingga akan mendatangkam revenue tersendiri dari PT MRT Jakarta untuk jangka menengah.

Selain ketiga kawasan tersebut, William menuturkan, lokasi lainnya yang bakal dikembangkan untuk TOD adalah Dukuh Atas dan Senayan. Namun, kedua kawasan itu masih menunggu restu dari Pemprov DKI.

"Ada dua TOD lagi yang sedang kita tunggu yaitu Dukuh Atas dan Istora Senayan. Jadi sedang berproses mudah-mudahan segera akan final tapi kita mulai dengan tiga TOD yang sudah diterbitkan Pergubnya," tandas William. 


Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29685 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11747 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye8587 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye4063 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1838 personAldi Geri Lumban Tobing