You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Semarakan HUT ke-74 RI, TP PKK Kecamatan Gambir Bagikan Ratusan Kue Tradisional ke Petugas PSBB Tran
photo Adriana Megawati - Beritajakarta.id

TP PKK Gambir Bagikan Kue Tradisional Bernuansa Merah Putih

Ikut menyemarakkan HUT ke-75 Republik Indonesia, Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Gambir membuat ratusan kue tradisional dengan nuanasa bendera merah putih.

Kreasi ini langsung kami serahkan ke petugas PSBB di kawasan Monas

Ketua TP PKK Kecamatan Gambir, Rachmawati Fauzi mengatakan, ada 600 buah kue dengan jenis yang berbeda. Yaitu 100 buah klepon, 100 buah ongol-ongol, 100 buah agar-agar singkong, 100 buah donat, 100 buah puding, dan 100 buah bolu kukus.

Tidak semata memperingati HUT RI, pembuatan kue ini juga untuk berbagi dengan para petugas pos PSBB transisi di kawasan Monas.

Sambut HUT RI, Pemukiman dan Kantor Kelurahan Jati Dipercantik

"Kreasi ini langsung kami serahkan ke petugas PSBB di kawasan Monas. Kita saling berbagi untuk petugas yang monitoring, ada sekitar 600 kue yang kita bagikan," ujarnya, Senin (17/8).

Sementara itu, Camat Gambir, Fauzi mengatakan pihaknya bersama TP PKK juga terus menyosialisasikan 3M.

"Kita juga turut sosialisasikan gerakan 3M seperti memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak aman. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 dan kita harus merdeka dari pandemi ini," tandas Fauzi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10653 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1323 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1245 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1231 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye965 personBudhi Firmansyah Surapati