You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakpus Distribusikan Surat Pemberitahuan Pajak
photo Doc - Beritajakarta.id

Pemkot Jakpus Distribusikan Surat Pemberitahuan Pajak

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat secara simbolis memberikan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (SPPT PBB-P2) kepada wajib pajak (WP). SPPT PBB P2 secara simbolis diserahkan oleh Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede kepada 74 WP perwakilan dari badan, yayasan dan tokoh masyarakat di ruang Pola Kantor Pemkot Jakarta Pusat, Kamis (26/2). 

Lurah dan Camat se-Jakarta Pusat untuk segera menyampaikan SPPT PBB P2 agar masyarakat segera menunaikan kewajiban menyetorkan pajaknya kepada pemerintah paling lambat 31 Agustus 2015

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, para kepala daerah saat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor beberapa waktu lalu mempertanyakan terkait rencana pemerintah pusat ingin meniadakan penerimaan dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

"Presiden secara tegas sudah menjawab kerisauan para kepala daerah bahwa pemerintah tidak punya rencana menghapus penerimaan daerah dari PBB. Jadi persoalan ini sudah clear," kata Mangara dalam sambutannya saat penyampaian secara simbolis SPPT PBB P2 tahun 2015 kepada WP Badan, Yayasan dan Tokoh Masyarakat se Jakarta Pusat, Kamis (26/2).

Penunggak PBB Akan Ditindak Tegas

Menyikapi jawaban Presiden, Mangara pun telah mengintruksikan kepada seluruh lurah dan camat untuk mendistribusikan SPPT PBB P2 tahun 2015 kepada seluruh WP di Jakarta Pusat.

"Lurah dan Camat se-Jakarta Pusat untuk segera menyampaikan SPPT PBB P2 agar masyarakat segera menunaikan kewajiban menyetorkan pajaknya kepada pemerintah paling lambat 31 Agustus 2015," ujarnya.

Ia mengungkapkan, target penerimaan dari sektor pajak untuk DKI Jakarta pada tahun 2015 sebesar Rp 38 Triliun atau sekitar 52 persen dari total APBD DKI sebesar Rp 73 triliun lebih.

"Sedangkan penerimaan pendapatan dari PBB untuk DKI Jakarta pada 2015 ditargetkan sebesar Rp 8 triliun atau 24 persen dari total penerimaan pajak daerah di Jakarta," ujarnya.

Kasudin Pelayanan Pajak Jakarta Pusat I, Sarasi B Tampubolon menjelaskan,berdasarkan data SPPT PBB P2 tercatat sebanyak 249.317 WP yang tersebar di delapan kecamatan wilayah Jakarta Pusat.

“Khusus untuk kota Administrasi Jakarta Pusat, penerimaan pajak dari sektor PBB pada tahun 2014 telah memberikan kontribusi penerimaan sekitar Rp 1,01 triliun atau sekitar 91,66 persen lebih dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1,1 triliun lebih. Tahun 2015, Jakarta Pusat menargetkan perolehan pendapatan daerah dari PBB sekitar Rp 1,25 triliun lebih atau naik 10 persen dari tahun 2014," katanya.

Sarasi menambahkan, pemerintah menggunakan pajak yang diterima dari warga untuk membiayai pembangunan di ibu kota di antaranya untuk Kartu Jakarta Pintar, Kartu Jakarta Sehat, perbaikan dan peningkatan pelayanan rumah sakit dan sebagainya.

“WP sudah dapat membayarkan PBB P2 tanpa perlu datang lagi ke kantor pajak. Pembayaran pajak dapat dilakukan melalui bank serta kantor pos dan giro," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11056 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6694 personNurito
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3433 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1647 personFolmer
  5. Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

    access_time09-10-2026 remove_red_eye1430 personAldi Geri Lumban Tobing