You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Layanan Tatap Muka di Kantor Kecamatan Gambir Ditiadakan Sementara Waktu
photo Folmer - Beritajakarta.id

Layanan Tatap Muka di Kantor Kecamatan Gambir Ditiadakan Sementara Waktu

Layanan tatap muka di Kantor Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, untuk sementara waktu dialihkan melalui sistem drop box.

Meminimalisir potensi penularan COVID-19

Kebijakan ini diambil setelah Sekretaris Camat (Sekcam) Gambir, Edy Supriyanto diketahui positif terpapar COVID-19.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan, saat ini Edy Supriyanto masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

19-25 Oktober, 2423 Warga Terjaring Razia Masker di Jakpus

"Kita doakan Pak Sekcam segera sembuh dan bisa kembali beraktivitas," ujarnya, Kamis (26/11).

Sementara itu, Camat Gambir, Fauzi menjelaskan, saat ini dilakukan tracking dengan melakukan tes usap terhadap 20 pegawai yang sempat kotak erat dengan Sekcam Gambir. 

"Hasilnya sudah keluar, tidak didapati pegawai lain yang positif COVID-19, semuanya negatif. Kami juga sudah lakukan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh area kantor kecamatan," ucapnya.

Fauzi menambahkan, setelah Sekcam dinyatakan positif, pihaknya langsung melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh ruang kantor kecamatan. 

"Layanan kepada warga tetap dibuka dengan drop box selama beberapa hari untuk meminimalisir potensi penularan COVID-19," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6149 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1275 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati