You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudinkes Jakpus akan Terapkan Swab Test di Posko Pengungsian
photo Doc - Beritajakarta.id

Sudinkes Jakpus akan Terapkan Swab Test di Posko Pengungsian

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat akan mewajibkan swab test (tes usap) terhadap warga yang terindikasi reaktif COVID-19, sebelum memasuki posko pengungsian saat terjadi banjir.  

Hasil tes usap akan diketahui dalam kurun waktu delapan jam

Kasudin Kesehatan Jakarta Pusat, Erizon Safari mengatakan, penerapan kebijakan ini dilakukan dalam proses penanganan korban banjir di masa pandemi guna mengantisipasi penyebaran COVID-19.  

"Tim laboratorium akan bekerja cepat. Hasil tes usap akan diketahui dalam kurun waktu delapan jam," ujar Erizon, di sela-sela kegiatan simulasi Kampung Tangguh Bencana di Lapangan STU, RW 05 Kelurahan Karet Tengsin, Tanah Abang, Rabu (2/12).

Rapid Test Rutin Dilaksanakan di Jakpus Setiap Pekan

Jika hasil tes usap dinyatakan positif, jelas Erizon, pihaknya akan memindahkan warga yang terindiskasi reaktif tersebut ke Wisma Atlet Kemayoran atau rumah sakit rujukan.

Menurut Erizon, persiapan penanganan banjir di tengah kepungan COVID-19 tidak hanya di tempat pengungsian tapi juga pada saat evakuasi berjalan.

"Kami juga siapkan perahu khusus untuk mengevakuasi warga bergejala COVID-19," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4602 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1125 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1081 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye982 personFolmer
  5. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye860 personAnita Karyati