You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas KPKP Gelar Webinar Tentang Kopi dan Barista
photo Doc - Beritajakarta.id

200 Peserta Ikuti Webinar Tentang Kopi dan Barista

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, Pertanian (KPKP) DKI Jakarta berkolaborasi dengan PT Esperto Barista Course melaksanakan webinar bincang-bincang tentang kopi dan barista bertajuk "Bintang Kopi". Webinar Bintang Kopi diikuti oleh 200 peserta baik yang bergabung di zoom meeting maupun mengakses via Youtube.

Segmen pasar yang luar biasa

Webinar ini turut mengundang narasumber berkompeten seperti, Barista Assesor, Tuti H Mochtar, dan perwakilan dari PT Esperto Barista Course, Margaretha.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengatakan, kopi saat ini berkembang di kalangan anak muda bukan hanya sebagai minuman tetapi sudah menjadi gaya hidup atau lifestyle. Sehingga, peluang bisnis dalam meracik dan menyajikan kopi dengan berbagai varian cukup menjanjikan di saat pandemi COVID-19 ini.

Nikmatnya Seruput Kopi Sumba di Kalogha Humba Coffee

"Jakarta memang bukan sebagai daerah produsen kopi, tapi memiliki segmen pasar yang luar biasa. Orang boleh saja tidak menyukai kopi, tapi ketika memutuskan membuka usaha kopi itu adalah peluang luar biasa," ujarnya, Jumat (26/2).

Eli menjelaskan, webinar ini bertujuan memotivasi dan mendorong warga Jakarta khususnya anak-anak muda untuk memiliki jiwa wirausaha, memulai usaha, serta menjadi barista yang terampil dan mumpuni meracik kopi enak ala kafe.

"Kami mencoba membuka peluang usaha, terlebih Pemprov DKI Jakarta ada namanya Jakpreneur. Tahun ini Dinas KPKP menargetkan mencetak 6.200 Jakpreneur. Untuk itu, kita membuka wawasan dan peluang untuk kawan-kawan semua bahwa kopi sangat potensial untuk dijadikan usaha," terangnya.

Ia menambahkan, materi yang diberikan dalam webinar ini di antaranya, pengenalan kopi dan barista, jenis dan budi daya kopi, teknik meracik minuman berbahan dasar kopi, usaha kopi, pengenalan alat seduh, hingga pemasarannya.

"Ada dua segmen yaitu pengenalan kopi dan baristanya. Kemudian nanti ada bimtek lanjutannya, kita ingin kopi itu dapat mengekspansi pasar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1793 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1371 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1038 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1037 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye951 personAnita Karyati