You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
190 Lapak PKL Diterbkan di Bukit Duri
photo Rio Sandiputra - Beritajakarta.id

190 Lapak PKL di Bukit Duri Ditertibkan

Ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Beo, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan ditertibkan, Kamis (12/3). Pasalnya, lapak PKL tersebut menutupi saluran air sehingga menyulitkan petugas melakukan pembersihan.

Ada 190 lapak PKL di Jalan Beo dan sekitar Pasar Bukit Duri yang kita tertibkan hari ini

Penertiban melibatkan 200 personel gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Suku Dinas Kebersihan, serta Polisi dan TNI. Penertiban berjalan lancar. Pedagang hanya bisa pasrah menyaksikan tempat usaha mereka diratakan dengan tanah.

"Ada 190 lapak PKL di Jalan Beo dan sekitar Pasar Bukit Duri yang kita tertibkan hari ini," ujar Mahludin, Camat Tebet, Kamis (12/3).

Pekan Depan, Lapak PKL JS 33 Dibongkar

Menurut Mahludin, para PKL menggelar lapak di atas saluran air sehingga bukan hanya mengganggu jalan, tetapi juga menyulitkan petugas membersihkan saluran. "Keberadaan PKL tersebut dikeluhkan warga. Selain itu, kita juga sulit membersihkan saluran air," ucapnya.

Dikatakannya, penertiban yang dilakukan bukan tanpa solusi. PKL disediakan tempat berjualan di Pasar Bukit Duri. "Kita dorong PKL masuk ke Pasar Bukit Duri agar tidak mengganggu jalan dan refungsi saluran air," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye3058 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1419 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1331 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1183 personTiyo Surya Sakti
  5. Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

    access_time01-06-2026 remove_red_eye925 personAnita Karyati