You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kelurahan Cideng di Lakukan Fogging Fokus
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Kasus DBD, Kelurahan Cideng Difogging

Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD), Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat melakukan fogging (pengasapan) di Kelurahan Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (13/3). Hal itu dilakukan setelah diketahui tiga warga terjangkit DBD.  

Di rumah korban dan di beberapa lokasi kami temukan jentik dan di Kelurahan Cideng ada tiga kasus, Februari ada dua dan Maret 1 kasus

Kasudin Kesehatan Jakarta Pusat, Reggy Stephanus Sobari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan fogging fokus dimana ada kasus demam berdarah. Hal itu diketahui setelah dilakukan penelitian epidemologi.

“Di rumah korban dan di beberapa lokasi kami temukan jentik dan di Kelurahan Cideng ada tiga kasus, Februari ada dua dan Maret 1 kasus. Yang paling efektif untuk pencegahan yakni dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” kata Reggy kepada beritajakarta.com, Jumat (13/3).

Fogging Massal Dilakukan di Pegangsaan

Sementara itu, Camat Gambir Fauzi mengimbau, warga untuk lebih peduli dengan meningkatkan kegiatan PSN di rumahnya masing-masing. Sebab hal tersebut merupakan langkah yang sangat efektif untuk pencegahan penyakit demam berdarah.

“Warga harus tetap waspada dengan rutin melakukan PSN minimal seminggu sekali setiap hari Jumat,” tandasnya.

 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1193 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close