You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Diperintah Djarot, Balaikota Langsung Difogging
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Besok, Fogging Dipusatkan di Blok G Balaikota

Dinas Kesehatan DKI Jakarta langsung melakukan pengasapan (fogging) di Balaikota DKI Jakarta begitu mengetahui kabar Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan anak bungsungnya, Daud Albanner terkena demam berdarah dengue (DBD).

Fogging kita lakukan selama dua hari

Rencananya, fogging di Balaikota DKI akan dilakukan selama dua hari terhitung mulai Senin (9/3) hingga Selasa (10/3).

"Kita waspada saja. Petugas fogging yang datang berada di bawah koordinasi Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Pusat. Fogging kita lakukan selama dua hari," ujar Kusmedi, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta saat dihubungi Senin (9/3).

Ahok Kena DBD, Ruang Kerja Langsung Difogging

Kusmedi menjelaskan, pengasapan jentik nyamuk ini dilakukan setelah pihaknya menerima kabar jika Gubernur DKI dan anak bungsunya terserang DBD. Fogging yang dilangsungkan ini diharapkan dapat mencegah merebaknya jentik nyamuk Aides Aegepty di lingkungan Balaikota DKI.

Ia melanjutkan, untuk hari ini, pengasapan dilangsungkan di seluruh kawasan gedung Balaikota, termasuk di ruang kerja Gubernur dan Wakilnya serta taman hingga halaman bagian luar. Di hari kedua besok, pengasapan akan dipusatkan di gedung Blok G mulai dari lantai 1 hingga lantai 23.

"Besok di gedung Blok G, dari lantai 1 sampai 23. Dimulai jam 4 sore," katanya

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1171 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1149 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye918 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye915 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye836 personBudhi Firmansyah Surapati