You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sekda DKI Tinjau Vaksinasi Lansia di GOR Sawah Besar
photo Folmer - Beritajakarta.id

Sekda Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Lansia di GOR Sawah Besar

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali, meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi lansia yang digelar di GOR Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (20/3).

Angka lansia di Ibu Kota yang sudah divaksin terus bertambah setiap hari

Dalam kesempatan ini, Marullah meminta agar lurah, camat hingga wali kota agar dapat merampungkan proses vaksinasi bagi warga lansia pada 31 Maret nanti.  

Ia menjelaskan, jumlah lansia yang akan menerima Vaksinasi COVID-19 di Ibukota sekitar 900 ribu.

Yukk Opa-Oma..Naik Bus Sekolah ke Lokasi Vaksinasi

"Angka lansia di Ibu Kota yang sudah divaksin terus bertambah setiap hari," jelasnya.

Ia mengungkapkan, masih tersisa waktu selama sembilan hari ke depan untuk menyelesaikan target vaksinasi terhadap lansia. Karena itu, dia ingin agar lurah, camat dan wali kota lebih masif dalam mensosialisasikan program vaksinasi dinamis untuk warga lansia ini.  

Sementara Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma menambahkan, lansia yang terdaftar untuk divaksin di GOR Sawah Besar hari ini sebanyak 400 jiwa.

"Petugas medis dan vaksin siap, tinggal menunggu kedatangan lansia yang diantar jemput menggunakan armada bus sekolah maupun datang mandiri ke sini," tandasnya.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11618 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1353 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1307 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1290 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye999 personBudhi Firmansyah Surapati