You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas Parekraf Berkolaborasi dengan Seniman Mural Percantik Kios Jakpreneur
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Dinas Parekraf Berkolaborasi dengan Seniman Mural Percantik Kios Jakpreneur

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta berkolaborasi dengan para seniman mural mempercantik empat kios pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan atau Jakpreneur.

Kolaborasi bersama para seniman mural ini merupakan satu langkah kecil untuk mempercantik Ibukota

Keempat kios tersebut masing-masing dua kios berlokasi di Jalan Purworejo, satu di Jalan Pamekasan, dan satu kios lainnya di Terowongan Kendal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya mengatakan, pihaknya membuka ruang bagi para seniman dan pelaku industri kreatif untuk bisa ikut mewarnai Jakarta melalui berbagai karya yang mereka miliki.

Jakpreneur Binaan Dinas Parekraf Diberi Pelatihan Manajemen Keuangan dan Permodalan

"Kolaborasi bersama para seniman mural ini merupakan satu langkah kecil untuk mempercantik Ibukota," ujarnya, Selasa (20/4).

Gumi menjelaskan, kolaborasi yang dijalin ini merupakan program kolaborasi murni antara pemerintah dan komunitas. Dinas Parekraf DKI Jakarta hanya menyiapkan kios Jakpreneur sebagai kanvas bagi karya seniman mural.

"Kita memiliki berbagai ruang publik yang mungkin bisa dijadikan tempat bagi para seniman kita untuk memamerkan karya-karya mereka," terangnya.

 

Menurutnya, Dinas Parekraf DKI Jakarta membuka ruang kolaborasi dengan para pelaku dari 17 sub sektor ekonomi kreatif untuk ikut mewarnai Ibukota.

"Konsep Jakarta City of Mural diharapkan dapat terwujud jika kerja sama antara Pemprov dan komunitas bisa terjalin dengan baik. Sehingga, seniman-seniman kenamaan tanah air bisa memamerkan karya mereka pada ruang-ruang publik di lokasi strategis," terangnya.

Sementara itu, salah seorang muralis yang ikut terlibat, Adi Setiawan atau akrab disapa Dhigel dari Grafis Huru Hara menuturkan, karya muralnya diberi berjudul "We Want to Sells Good". Karya ini dibuat dengan harapan agar bisa menjadi daya tarik bagi publik untuk mengunjungi kios-kios UMKM ini.

"Selain bisa berbelanja, konsumen atau pembeli juga bisa berswafoto. Jadi, publik juga dapat mempromosikan lokasi kios dan barang-barang yang dijual UMKM tersebut secara tidak langsung," ungkapnya.

Ia berharap bisa lebih sering berkolaborasi dengan Pemprov DKI untuk mem-branding tempat-tempat publik agar menjadi spot-spot yang menarik untuk dikunjungi dan dipromosikan oleh masyarakat.

"Kita ingin terbangun sebuah simbiosis yang saling menguntungkan antara Pemprov DKI, seniman dan masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye36559 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye2603 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1624 personNurito
  4. Sambut May Day, Senam Sehat dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Digelar di Monas

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1594 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1474 personAldi Geri Lumban Tobing