You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakpus Akan Tutup JPO Sentiong Pakai Pot Tanaman Hias
photo Doc - Beritajakarta.id

Akses Jembatan Kali Sentiong Bakal Ditutup Pot Tanaman Hias

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat akan menutup akses Jembatan Kali Sentiong yang menghubungkan pemukiman warga Tanah Tinggi dan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru.

Kami evaluasi apakah ini bisa menekan aksi tawuran di sana

Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma mengatakan, penutupan dilakukan dengan meletakkan pot tanaman bougenvile guna mengantisipasi tawuran yang kerap terjadi antar remaja dari dua wilayah kelurahan tersebut.

"Kami akan menaruh pot tanaman di sepanjang jembatan, sehingga jembatan tidak bisa lagi dimanfaatkan untuk akses tawuran," ujar Dhany, Rabu (21/4).

Penghapusan Aset JPO Kali Sentiong Masih Diproses

Selain itu, lanjut Dhany, pihaknya juga akan berupaya menekan tingkat tawuran dengan mendirikan plang dengan tulisan 'Jembatan Perdamaian'.  

"Setelah upaya ini dilakukan, kami evaluasi apakah ini bisa menekan aksi tawuran di sana," ucapnya.  

Ia menambahkan, pihaknya tetap memproses usulan warga kampung Rawa dan Tanah Tinggi yang menghendaki jembatan ini dibongkar.

"Proses penghapusan aset ada tahapan yang harus dilalui yakni usia dan kelayakan. Ini yang menjadi perhatian kami, tapi usulan warga tetap diproses," tandasnya.  

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2140 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1123 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1043 personNurito
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1039 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1006 personFakhrizal Fakhri