You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kader Kesehatan Mulai Divaksin di Mal Cibubur Junction
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kader Kesehatan Kecamatan Ciracas Mulai Divaksin COVID

Ratusan kader kesehatan yang terdiri dari Jumantik, kader Posyandu, TP PKK dan Dasawisma di seluruh wilayah Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, mulai menjalani vaksinasi COVID 19 di Mal Cibubur Junction, Selasa (4/5).

Hari ini ada 160 Jumantik yang divaksin, sisanya menyusul hari berikutnya

Camat Ciracas, Mamad mengatakan, kegiatan vaksinasi bagi kader kesehatan ini akan berlangsung hingga 28 Mei mendatang. Untuk tahap awal, vaksinasi menyasar 609 kader juru pemantau jentik (Jumantik). Jika selesai maka akan dilanjutkan terhadap kader Posyandu, kader TP PKK dan Dasawisma.

11.478 Lansia di Kelapa Gading Sudah Divaksinasi COVID-19

"Hari ini ada 160 Jumantik yang divaksin, sisanya menyusul hari berikutnya," kata Mamad.

Dijelaskan Mamad, lokasi layanan vaksinasi di Ciracas saat ini tersebar di Mal Cibubur Junction, RS Harapan Bunda dan Gedung Mustika Ratu di Ciracas.

Untuk layanan vaksinasi di Cibubur Junction ini, jelas Mamad, pihaknya hanya menyiapkan tenaga medis dan peralatan medisnya. Sedangkan sarana prasarana pendukungnya disiapkan pengelola mal. Mulai dari tenaga admin, petugas keamanan, meja, kursi, jaringan internet dan sebagainya.

"Kami turunkan 20 tenaga kesehatan dari puskesmas kecamatan dan kelurahan dalam kegiatan ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye9661 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1306 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1219 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1173 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye953 personBudhi Firmansyah Surapati