You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Harap Akhir Semua Warga DKI Miliki E-KTP
photo Doc - Beritajakarta.id

Djarot Minta Akhir 2015 Semua Warga DKI Miliki E-KTP

Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI baru akan digelar pada 2017, namun sejumlah persiapan mulai dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Pemprov DKI. Persiapan dilakukan termasuk soal data penduduk untuk meminimalisir kesalahan yang terjadi pada Pemilukada sebelumnya.

Makanya kita sisir betul dan pastikan 2015 ini semuanya sudah punya e-KTP

Dengan penyiapan data kependudukan yang matang, diharapkan tidak ada lagi kisruh data penduduk. Karena hal itu sangat berpengaruh pada Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat meminta kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, untuk merapihkan data kependudukan. Ditargetkan pada akhir 2015 ini, semua warga Jakarta telah memiliki electronic KTP (e-KTP).

Pilkada DKI Tetap Bisa Digelar Langsung

"Data kependudukan nanti akan dirapikan betul oleh Dinas Dukcapil, agar betul valid. Sekarang masih ada beberapa yang belum mendapat e-KTP, makanya kita sisir betul dan pastikan 2015 ini semuanya sudah punya e-KTP. Dengan cara seperti itu maka data real penduduk bisa pasti," kata Djarot, di KPU DKI Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Rabu (18/3).

Dia mengatakan, meski pelaksanaan Pemilukada masih dua tahun lagi, namun koordinasi sangat diperlukan. Pihaknya pun berjanji akan membantu KPU DKI untuk kelancaran pelaksanaan Pemilukada 2017 mendatang. "Kita punya jangka waktu panjang untuk bisa betul-betul memastikan bahwa calon pemilih, terjamin terhitung 99 persen atau 100 persen bahkan akurat," ucapnya.

Sementara itu, Ketua KPU DKI, Sumarno mengatakan, pihaknya sengaja melakukan koordinasi lebih awal agar bisa meminimalisir kesalahan. Selain itu juga diharapkan bisa meningkatkan keikutsertaan masyarakat dalam ajang demokrasi lima tahunan tersebut. "Kalau tingkat partisipasi tinggi, tingkat legitimasinya juga lebih tinggi. Kita ingin ada peningkatan," harap Sumarno.

Dia mencatat pada Pemilukada 2012 putaran pertama partisipasi pemilih mencapai 64,5 persen. Kemudian pada putaran kedua jumlahnya meningkat menjadi 68 persen. "Kita ingin pada 2017 terjadi peningkatan partisipasi, tolak ukur kesuksesan pemilu yang digunakan. Sehingga koordinasi lebih awal, agar kesalahan bisa diminimalisir," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye6875 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1779 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1141 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1136 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1017 personFakhrizal Fakhri