You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Distamhut Tambah Areal Makam Seluas Tiga Hektare di TPU Rorotan
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Tambah Lahan Makam Baru Seluas Tiga Hektare di TPU Rorotan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota menambah lahan makam baru seluas tiga hektare di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Jakarta Utara.

Proyek infrastruktur masih dalam proses lelang

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Ivan Murcahyo mengatakan, area seluas dua hektare sudah siap sebagai lokasi makam. Sementara, satu hektare lainnya sedang dilakukan proses pematangan lahan.

"Saat ini petugas PJLP kami di lapangan fokus untuk merapikan areal bakal makam. Terlebih, kondisi areal bakal makam masih gersang dan kurang penghijauan. Saat ini untuk proyek infrastruktur masih dalam proses lelang," ujarnya, Kamis (17/6).

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Lakukan Penataan Taman Martha Tiahahu

Ivan menjelaskan, pembentukan badan makam dan penghijauan areal menjadi prioritas. Kemudian, persiapan media tanam dan penanaman ditargetkan rampung dalam satu bulan mendatang.

"Harapan kami dalam waktu dekat sudah bisa terlihat lebih hijau. Kami mulai dengan penanaman pohon kamboja fosil dan bintaro, tentunya kami akan sesuaikan kondisi lingkungan dengan pemilihan jenis pohon yang tepat,” kata Ivan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2479 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1301 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1044 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1042 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye872 personDessy Suciati