You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Korsleting Listrik Penyebab Kebakaran Gedung BPOM di Johar Baru
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Kebakaran Gedung BPOM Diduga Kuat Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran yang menghanguskan Lantai I Gedung F sisi Kantor Barat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jalan Percetakan Negara, Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (18/7) malam, diduga kuat akibat korsleting listrik.

Pemadaman hingga proses pendinginan berlangsung selama tiga jam

Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Asril Rizal mengungkapkan, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.30 berawal saat petugas yang sedang melakukan perbaikan panel listrik di gedung tersebut, menaikkan saklar di Miniature Circuit Breaker (MCB). Tiba-tiba muncul ledakan dan menimbulkan percikan api.

"Percikan api itu membesar dan membakar ruangan di lantai satu gedung F," ujar Asrizal, Senin (19/7).

60 Lokasi di Jakpus Disemprot Disinfektan Setiap Hari

Ia mengungkapkan, pihaknya mengerahkan 17 armada pemadam dan 75 persoeil untuk memadamkan api yang membakar ruangan seluas 200 meter persegi tersebut.

"Pemadaman hingga proses pendinginan berlangsung selama tiga jam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," terangnya.

Sementara seperti dikutip dari situs resminya, BPOM menyampaikan terima kasih kepada jajaran Gulkarmat dan kepolisian setempat yang bergerak cepat untuk memadamkan api serta mengamankan situasi di lokasi kebakaran.

"Kebakaran ini tidak mengganggu fungsi pelayanan," tulis BPOM melalui siaran klarifikasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11528 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1352 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1304 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1287 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye998 personBudhi Firmansyah Surapati