You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 135 Peserta Ikut Webinar E-order Curhat Jakprenuer Perempuan
photo Suparni - Beritajakarta.id

135 Jakpreneur Perempuan Ikuti Webinar Kewirusahaan Kolaborasi Pemprov DKI-Prospera

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Australia-Indonesia Partnership for Economic Development (Prospera) mengadakan webinar Curhat Jakpreneur bertajuk "E-Order, Pengadaan Sembako Murah dan UMKM Go Export". Webinar ini diikuti oleh 135 Jakpreneur perempuan.

Mengakses eorder-bppbj.jakarta.go.id

Kepala Sub Bidang Pembinaan SDM, Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Provinsi DKI Jakarta, Andri Surya Achmadi mengatakan, e-Order membuka kesempatan bagi para Jakpreneur untuk memasarkan atau menjual produknya.

"Cara daftarnya mudah, untuk UMKM gabung dulu di Jakprenuer dan pendamping akan membantu dari proses pendaftaran, kelengkapan data dan administrasi. Perlu juga ada NPWP dan izin usaha, Jakpreneur bisa mengakses eorder-bppbj.jakarta.go.id," ujarnya, Kamis (22/7).

Sukses Kembangkan UMKM Melalui E-Order, Pemprov DKI Raih Procurement Award 2020

Andri menjelaskan, melalui anggaran makan-minum yang ada di SKPD dan BUMD, Jakpreneur bisa melakukan transaksi melalui e-Order. Sehingga, terjadi pengembangan pemasaran dan membantu peningkatan perekonomian dan kesempatan kerja.

"Sepanjang tahun 2021 yang bergabung sudah mencapai 1.693 UMKM dan sudah 139 SKPD dan BUMD yang berbelanja dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,08 miliar per 21 Juli," terangnya.

Kepala Seksi Pemasaran Bidang Perdagangan Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Edi Margono menambahkan, dengan adanya program close loop, para Jakprenuer bisa mendapatkan bahan baku secara murah melalui gerai Jakgrosir yang ada di wilayah.

"Saat ini masih sistem offline, tapi ke depan setelah sistemnya terbangun kita akan kembangkan melalui sistem online untuk memudahkan Jakprenuer berbelanja bahan baku secara murah," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta webinar yang merupakan pemilik Kedai Bicik, Andin mengaku senang bisa melakukan pemasaran produk melalui e-Order.

"Bisa dengan mudah mendapatkan pesanan. Namun demikian, saya berharap untuk proses pembayaran bisa lebih cepat atau sesuai perjanjian agar modal bisa berputar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1307 personFakhrizal Fakhri
  2. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1054 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye958 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Konstruksi Ruang Multifungsi dan Entre Baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta Capai 23,52 Persen

    access_time10-09-2026 remove_red_eye885 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye770 personBudhi Firmansyah Surapati