You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sekitar 300 Warga Divaksin di RPTRA Cendikia Tiap Hari
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Sekitar 300 Warga Divaksin di RPTRA Cendikia Tiap Hari

Sekitar 300 peserta divaksin COVID-19 setiap hari di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Cendikia, Jalan Panjang, RT 06/04, Kelurahan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Antusias warga untuk vaksin cukup tinggi

Lurah Cipedak, Saidih mengatakan, sentra vaksinasi di RPTRA ini melibatkan 12 petugas kesehatan Puskesmas kelurahan dan kecamatan. Giat yang sudah dilakukan sejak sebulan lalu, masih terus berlangsung sampai saat ini.

"Setiap hari sekitar 300 warga usia 12 tahun ke atas divaksin di RPTRA ini," tutur Saidih, Jumat (23/7).

Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta per 22 Juli 2021

Menurut Saidih, mereka yang divaksin bukan cuma warga dari Kelurahan Cipedak yang tersebar di 65 RT dan enam RW. Namun, ada pula warga dari Kelurahan Ciganjur dan Srengseng Sawah. Untuk mencegah kerumunan, jelas Saidih, pihaknya membagi waktu vaksin untuk setiap RT.

"Antusias warga untuk vaksin cukup tinggi. Setiap hari rata-rata petugas memvaksin 300 warga. Kalaupun ada yang ditunda karena alasan kesehatan, hanya sedikit sekali," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10210 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1317 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1230 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1200 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye958 personBudhi Firmansyah Surapati