You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 300 Anak DKi Terinveksi HIV/AIDS
photo Budhy Tristanto - Beritajakarta.id

300 Anak di Ibu Kota Terinfeksi HIV/AIDS

Data dari Departemen Kesehatan RI, hingga September 2014, sebanyak 32.782 kasus HIV terjadi di DKI Jakarta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 300 anak diketahui positif terinfeksi virus HIV/AIDS.

Ini yang terdata, mungkin jumlah sesungguhnya di lapangan lebih banyak lagi. Ini masalah serius dan perlu kita tangani bersama

"Ini yang terdata, mungkin jumlah sesungguhnya di lapangan lebih banyak lagi. Ini masalah serius dan perlu kita tangani bersama," ujar Ketua Divisi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Provinsi DKI John Alubwaman, Senin (23/3).

Pihaknya, kata Jhon, menjalin kerjasama dengan Dinas Sosial DKI Jakarta dan Kementerian Kesehatan serta instansi terkait lainnya untuk melakukan sosialisasi. Hal itu dilakukan agar anak-anak yang diketahui terjangkit dapat menjalani kehidupan normal tanpa diskriminasi.

Warga Diminta Waspadai Bahaya Narkoba

"Ini tak bisa bisa berhenti hanya sampai sosialisasi saja. Kami juga melakukan advokasi dan pendampingan untuk mereka (ADHA/anak dengan HIV/AIDS)," kata John.

Untuk ADHA yang tak punya orangtua, KPAI DKI bersama Dinas Sosial dan instansi terkait lainnya juga membangun rumah singgah di lima wilayah kota.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1860 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye830 personDessy Suciati
  3. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye745 personDessy Suciati
  4. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye711 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Regulasi Turunan UU DKJ Diharapkan Rampung Sebelum Keppres IKN

    access_time28-08-2026 remove_red_eye689 personFakhrizal Fakhri