You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pencanangan HUT DKI Difokuskan di Kota Tua
photo Doc - Beritajakarta.id

Pencanangan HUT DKI Difokuskan di Kota Tua

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat kembali didaulat menjadi tuan rumah pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 488 Kota Jakarta. Rencananya, pencanangan akan difokuskan di kawasan Kota Tua.

Untuk lokasinya kami masih fokus di Kota Tua seperti pencanangan yang sebelumnya. Nantinya dua hari sebelum hari H akan ada penilaian Abnon dan sorenya acara-acara kebudayaan

Wakil Walikota Jakarta Barat, Muhammad Yuliadi mengatakan, acara pencanangan akan diselenggarakan 31 Mei mendatang. Sejumlah persiapan sudah dilakukan. Dua hari sebelum pencanangan akan dilakukan penilaian Abang None (Abnon) Jakarta 2015 dan acara kebudayaan lainnya.

“Untuk lokasinya kami masih fokus di Kota Tua seperti pencanangan yang sebelumnya. Nantinya dua hari sebelum hari H akan ada penilaian Abnon dan sorenya acara-acara kebudayaan,” ujarnya kepada beritajakarta.com, Senin (30/3).

Kawasan Kota Tua Kembali Marak PKL

Rencananya, kata Yuliadi, dalam pencanangan tersebut, Pemkot Jakarta Barat akan mengadakan perlombaan perahu naga yang berlokasi di Kali Besar yang berada di sekitar Kota Tua.

Kabag Tata Pemerintahan Jakarta Barat, Edy Mulyanto menambahkan, selain di kawasan Kota Tua, titik lokasi lainnya ada di Jalan Inspeksi Kali Apuran, Cengkareng, Jakarta Barat. “Ini masih dalam tahap pembahasan,” katanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati