You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 400 Warga Ditargetkan Vaksin di RPTRA Udara Segar Batu Ampar
photo Nurito - Beritajakarta.id

Layanan Vaksinasi di RPTRA Udara Segar Batu Ampar Sasar 400 Warga

Sebanyak 400 warga usia 6 tahun hingga lanjut usia (Lansia) ditargetkan mendapat layanan vaksinasi di RPTRA Udara Segar, Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Warga yang vaksin dosis pertama dapat bantuan beras lima kilogram dari CSR

Lurah Batu Ampar, Ahmad Ruslan mengatakan, layanan hasil kolaborasi Puskesmas dengan kelurahan, pengelola RPTRA dan CSR ini digelar selama dua hari, sejak Rabu (19/1) kemarin hingga Kamis (20/1) hari ini.

Layanan ini, jelas Ruslan, menggunakan vaksin jenis Sinovac untuk dosis pertama maupun kedua. Warga yang vaksin juga diberikan layanan antar jemput oleh PPSU menggunakan sepeda motor.

Vaksinasi di SDS IT Nurul Yaqin Batu Ampar Targetkan 400 Anak

"Warga yang vaksin dosis pertama dapat bantuan beras lima kilogram dari CSR, " tutur Ruslan.

Menurutnya, layanan vaksin ini melibatkan empat tenaga kesehatan dari Puskesmas Kelurahan Batu Ampar, dibantu lima pengelola RPTRA yang bertugas di bagian admin. Kemudian ada tiga kader Jumantik yang membantu bagian pendaftaran.

"Kam juga kerahkan 10 PPSU dan Satpol PP untuk mengatur alur warga, sekaligus mengawasi protokol kesehatan, " tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1145 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1056 personAnita Karyati
  3. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye886 personDessy Suciati
  4. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye834 personAnita Karyati
  5. Meriah! Padi Reborn Guncang Bundaran HI di Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta

    access_time27-06-2026 remove_red_eye814 personFakhrizal Fakhri