You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 20 Meter Kubik Sampah Berhasil Dikumpulkan Dalam Jumat Bersih di Kelurahan Pulau Tidung
photo Suparni - Beritajakarta.id

Jumat Bersih di Pulau Tidung Kumpulkan 20 Meter Kubik Sampah

Aparatur Kelurahan Pulau Tidung dibantu petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta warga menggelar aksi bersih-bersih sampah yang dikemas dalam program Jumat Bersih di kawasan area wisata Jembatan Cinta.

Hari ini terkumpul sebanyak 20 meter kubik sampah

Lurah Pulau Tidung, Hafsah menuturkan, program Jumat Bersih kembali rutin digelar pihaknya dengan lokasi berpindah-pindah sesuai kebutuhan.

"Hari ini terkumpul sebanyak 20 meter kubik sampah dan diangkut menggunakan germor ke lokasi TPS sementara di sisi utara Pulau Tidung," ujar Hafsah, Jumat (4/2).

Pemkot Jakut Gelar Jumat Bersih di Koja

Dikatakan Hafsah, melalui program Jumat Bersih diharapkan dapat mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus sebagai antisipasi penyakit DBD.

"Selain lingkungan menjadi bersih, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi warga," katanya.

Ditambahkan Hafsah, pada kegiatan tersebut, petugas gabungan juga melakukan pemasangan conblock di sepanjang jalan menuju Jembatan Cinta atau sepanjang 20x30 meter.

"Ini untuk memberikan kenyamanan bagi warga dan wisatawan yang hendak menuju Jembatan Cinta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11083 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1335 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1259 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1259 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye976 personBudhi Firmansyah Surapati