You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
800 Meter Kubik Sampah Di Pintu Manggarai Diangkut
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

800 Meter Kubik Sampah Diangkut dari Pintu Air Manggarai

Sebanyak 800 meter kubik sampah berhasil diangkut dari Pintu Air Manggarai, Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/2). Sampah tersebut ikut terhanyut saat terjadi hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek, Rabu (16/2) kemarin malam.

15 truk dan tiga alat berat diterjunkan

Kepala Satuan Pelaksana UPK Badan Air Jakarta Pusat, Farry Andhiko menuturkan, sampah di Pintu Air Manggarai meningkat drastis sejak pukul 02.00 dinihari dan  ketinggian air menyentuh siaga tiga atau ketinggian 745 sentimeter.

"Pasca Katulampa Bogor siaga tiga di ketinggian 100 sentimeter dan Depok siaga tiga di ketinggian 200 sentimeter kemarin sore, kami sudah siap antisipasi sampah kiriman yang tiba pukul 02.00 dini hari," ungkap Farry.

1.000 Meter Kubik Sampah Diangkut dari Pintu Air Manggarai

Menurut Farry, saat ini jumlah volume sampah yang masuk ke Pintu Air Manggarai meningkat tajam dan terus dibersihkan petugas. Hingga pukul 11.30, tercatat sekitar 800 meter kubik sampah telah diangkut.

Dia mengungkapkan, sampah yang diangkut diantaranya berupa potongan pohon, bambu, kasur dan material sampah rumah tangga. Sampah tersebut akan dibawa ke TPST Bantar Gebang.

"Ada 15 truk dan tiga alat berat diterjunkan dalam pengangkutan sampah kali ini," terangnya. .

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye9349 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1305 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1212 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1164 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye951 personBudhi Firmansyah Surapati