You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin KPKP Kepulauan Seribu Tanam 250 Bibit Cabe di Lahan Urban Farming
photo Suparni - Beritajakarta.id

Areal Urban Farming Kantor Docking Kapal Ditanami 250 Bibit Pohon Cabai

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu menanam sebanyak 250 pohon bibit cabai dan puluhan pohon terung di areal urban farming kantor Docking Kapal Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Menjaga ketersedian pangan mandiri

Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya mengatakan, kegiatan penanaman bibit cabai tersebut dilakukan bersama 100 orang dari Kelompok Wanita Tani Hidroponik Farmers (HF) Kampung Kelor, Dasawisma, PKK dan Pengelola RPTRA Tidung Ceria.

"Setiap peserta yang datang juga kita bagikan dua-tiga bibit pohon cabai untuk ditanam di rumahnya," ujar Devi, Sabtu (19/3).

Dinas KPKP bakal Gelar Tanam dan Panen Serentak Tiap Triwulan

Pihaknya berharap, melalui penanaman bersama dan pembagian bibit ini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penghijauan dan ketahanan pangan mandiri.

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat ikut menjaga ketersedian pangan mandiri," katanya.

Menurutnya, kegiatan penanaman pohon cabai dan terung ini merupakan tindak lanjut dari program tanam serentak yang diinisiasi Dinas KPKP DKI Jakarta yang bertema Pertanian Perkotaan (Urban Farming) untuk Ketahanan Pangan Jakarta.

"Alhamdulilah, masyarakat sangat antusias sekali dengan program penanaman ini,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11177 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1338 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1267 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1264 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye981 personBudhi Firmansyah Surapati