You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengelola RPTRA Sunter Mas Panen Sayur Pakcoy 9 kilogram
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Pengelola RPTRA Sunter Mas Panen 9 Kilogram Pakcoy

Pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Sunter Mas, Jalan Sunter Mas Timur A, RW 08, Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, memanen sembilan kilogram Pakcoy yang ditanam secara hidroponik, Kamis (21/4).

Hasil panen dijual ke ibu-ibu PKK, pegawai kelurahan dan warga sekitar

Koordinator RPTRA Sunter Mas, Fhiqri Ulum mengatakan, tanaman Pakcoy ini telah ditanam selama 30 hari. Setiap pekan, pihaknya rutin memberikan pupuk dan nutrisi untuk pertumbuhan tanaman ini.    

"Hasil panen dijual ke ibu-ibu PKK, pegawai kelurahan dan warga sekitar. Kami jual dengan seharga Rp 25 ribu per kilogram, uangnya akan dimasukan Kas dan pembelian bibit lagi," tuturnya.

100 Kilogram Sayur Dipanen di Greenhouse Kantor Wali Kota Jakpus

Selain Pakcoy, jelas Fhiqri, di lahann RPTRA ini juga ditanam sayuran dan buah, seperti cabai dan Melon, serta kolam gizi berisi Ikan Lele dan Nila.

Ketua Pokja III TP-PKK Kelurahan Sunter Jaya, Sri Musniati menambahkan, kegiatan panen sayuran di RPTRA Sunter Mas ini termasuk bagian dari program Hatinya PKK. Untuk bibit sayuran berasal dari Sudin KPKP Jakarta Utara.

"Semoga hasil panen ini dapat menjaga ketahanan pangan warga Sunter Jaya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12997 personDessy Suciati
  2. Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

    access_time14-08-2026 remove_red_eye3653 personNurito
  3. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1657 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1601 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1536 personFakhrizal Fakhri