You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
70 Warga Miskin Ikuti Operasi Katarak Gratis
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

70 Warga Miskin Ikuti Operasi Katarak Gratis

Sebanyak 70 warga Cipayung, Jakarta Timur, yang telah lanjut usia mendapatkan bantuan operasi katarak secara gratis di Klinik Mata KH Masduqi Fadli, Jl Masjid Al Baido, Lubang Buaya, Cipayung.

Ini sangat membantu warga dan Pemprov DKI. Ke depan saya berharap klinik ini juga melayani pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)

Walikota Administrasi Jakarta Timur, Bambang Musyawardhana mengatakan, operasi katarak gratis ini sangat membantu masyarakat tidak mampu. Selain itu, juga membantu Pemprov DKI yang sedang gencar memberikan layanan kesehatan gratis bagi warganya. Ia berharap, ke depan klinik ini juga menjadi pusat rehabilitasi mata bagi penduduk sekitar yang saat ini sangat padat jumlahnya.

PMI Jakut gelar operasi katarak gratis

"Ini sangat membantu warga dan Pemprov DKI. Ke depan saya berharap klinik ini juga melayani pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)," ujar Bambang, Sabtu (18/4).

Nunung (73), salah seorang warga, mengaku senang dengan adanya operasi tersebut. Terlebih selama dua tahun matanya mengalami gangguan dan sulit untuk melihat.

"Hampir dua tahun ini saya sudah tidak bisa mengaji, karena mata buram saat melihat huruf-huruf di Alquran. Mudah-mudahan setelah operasi saya bisa mengaji lagi," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1170 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1148 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye918 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye914 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye835 personBudhi Firmansyah Surapati