You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kaum Muda Sasaran Perekrutan Kader ISIS
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Kaum Muda Sasaran Perekrutan Kader ISIS

Sekitar 400 kepala sekolah dan guru agama di Jakarta Utara diberikan pembekalan untuk ikut bersama-sama menangkal paham radikalisme, seperti gerakan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Pembekalan tersebut diberikan dalam Simposium Menyingkap dan Membentengi Peserta Didik dari Radikalisme serta Aliran Sesat Ruang Bahari Kantor Walikota Jakarta Utara, Sabtu (9/5).

Gerakan teroris biasanya mengincar generasi muda sebagai sasaran rekrutmen

Ratusan kepala sekolah dan guru agama tingkat SMA dan sederajat ini berasal dari Kecamatan Cilincing, Koja dan Kecamatan Kelapa Gading. Dengan pembekalan ini diharapkan para pendidik dapat ikut membentengi peserta didiknya yang mayoritas kaum muda untuk tidak terpengaruh paham radikalisme dan aliran sesat lainnya.  

Antisipasi Teroris, 12 Rumah Kos Disidak

"Gerakan teroris biasanya mengincar generasi muda sebagai sasaran rekrutmen. Yang kita khawatirkan, mereka masuk melalui Rohis," ujar Supriyatin, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Utara.

Supriyatin menjelaskan, dalam simposium ini para guru diberikan penjelasan terkait ciri-ciri serta propaganda yang kerap dilancarkan teroris. Selain itu, peserta juga  diberikan pemahaman bagaimana menangkal penyimpangan ayat yang dijadikan dalil dalam propaganda kelompok teroris.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10878 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1328 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1250 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1245 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye970 personBudhi Firmansyah Surapati