You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Supir Truk Sampah Diinstruksikan Gunakan Smartphone Penunjang Aplikasi Smart City
photo Doc - Beritajakarta.id

Sopir Truk Sampah akan Terkoneksi Program Smart City

Untuk mencegah penyalahgunaan serta memantau keberadaan truk sampah, para sopir truk di Jakarta diminta menggunakan smartphone. Hal ini sebagai penunjang aplikasi yang terkoneksi dengan program Smart City.

Jadi nanti sopir-sopir ini tidak bisa bohong, bilangnya ke Bantar Gebang, tapi buangnya ke Sunter

"Pertama, untuk memontiroing keberadaan si sopir. Kedua, mengantisipasi truk itu beroperasi atau tidak. Dan yang ketiga, supir itu harus bekerja sesuasi dengan tupoksi dan ranah tanggung jawabnya," ujar Bondan Diah Ekowati, Kepala Sudin Kebersihan Jakarta Utara, Selasa (12/5).

Diakui Bondan, sekitar 50 sopir truk sampah sudah mengikuti pelatihan dan mengantongi smartphone android. "Jadi nanti sopir-sopir ini tidak bisa bohong, bilangnya ke Bantar Gebang, tapi buangnya ke Sunter. Ini alat kontrol keberadaan mereka, truknya jalan atau tidak," kata Bondan.

PKL Akan Dimasukkan dalam Program Smart City

Dari sekitar 178 sopir yang diikutsertakan dalam program Smart City, kata Bondan, sebanyak 50 diantaranya sudah menggunakan smartphone. Hal tersebut lantaran tak semua sopir bisa membeli smartphone sebagai penunjang aplikasi tersebut. Maka dari itu, pemberlakuan kebijakan ini dilakukan secara bertahap.

Apabila sang sopir kedapatan melanggar, tegas Bondan, pihaknya akan memberikan sanksi berat. "Kalau kedapatan, sanksinya pecat," tegas Bondan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye942 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye924 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye844 personBudhi Firmansyah Surapati