You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Tegur Bupati Pantau Wilayah via WhatsApp
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Tegur Bupati Pantau Wilayah via WhatsApp

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat menegur Bupati Kepulauan Seribu, Tri Joko Sri Margianto karena jarang turun ke lapangan dan lebih mengandalkan aplikasi WhatsApp untuk memantau wilayahnya. Djarot mengatakan, pantauan melalui aplikasi WhatsApp hanya mengandalkan laporan dari staf. Sehingga bisa saja apa yang terjadi di lapangan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Ya harus sering turun. Kalau lewat WA misalnya, aku foto yang bagus-bagus dikirim. Kadang-kadang tidak sesuai

Karena itu, Djarot meminta Tri Joko lebih sering turun ke lapangan untuk memantau wilayah sehingga mengetahui persoalan yang dihadapi warga. "Ya harus sering turun. Kalau lewat WA misalnya, aku foto yang bagus-bagus dikirim. Kadang-kadang tidak sesuai," kata Djarot, di Balaikota, Selasa (12/5).

Kepulauan Seribu Jalin Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi

Dia mengatakan, sebagai pemimpin harus dekat dengan warga. Terlebih, warga pulau harus mendapatkan perhatian lebih dari Pemprov DKI. "Harusnya turun ke lapangan. Bupati harus dekat dan tahu kondisi masyarakatnya," ucapnya.

Di sisi lain, Djarot tetap mengapresiasi Tri Joko yang memanfaatkan laporan-laporan lurah via WhatsApp. Djarot menilai hal itu membuktikan jaringan internet yang ada di Kepulauan Seribu sudah cukup baik. "Berarti kan jaringannya mantap toh? Jaringannya sudah kuat," ungkapnya.

Sebelumnya, Tri Joko diberitakan lebih sering berada di wilayah Jakarta daratan ketimbang berada di kepulauan yang berada di perairan Teluk Jakarta itu. Ia pun telah mengakui hal tersebut. Menurut Tri, ia berada di rumah dinasnya yang ada di Pulau Pramuka jika hanya ada keperluan. Sedangkan untuk memantau kondisi daerah yang dipimpinnya, ia cukup mengandalkan laporan dari lurah-lurah yang bertugas di sana.

"Ya enggak harus setiap kali pergi keliling pulau, kan sekarang ada WA (WhatsApp). Kami monitor dari situ dengan laporan para lurah masing-masing pulau. Pakai sistem dong, kalau tidak, ya saya babak belur setiap hari keliling pulau," kata Tri.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5911 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2389 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2126 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1723 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1651 personNurito