You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basmi Tikus di Balaikota, Djarot Gunakan Dana Operasional
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot akan Basmi Tikus Balaikota

Banyaknya tumpukan berkas tidak terpakai menjadi persoalan tersendiri di Balaikota. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat meminta keberadaan tumpukan berkas yang tidak terpakai dilakukan penataan. Sebab, dikhawatirkan menjadi sarang tikus yang dapat mengganggu kesehatan.

Kalau anggarannya belum cair, pakai dana operasional saya saja. Nanti kamu ajukan ke saya, daripada lama

Kepala Biro umum, Agustino Darmawan, diminta untuk segera melakukan penataan berkas yang tidak terpakai untuk menghindari bersarangnya tikus. Namun, lantaran anggaran belum cair, Djarot pun berinisiatif menggunakan dana operasionalnya untuk pembasmian tikus.

Petani & Sudin KPKP Gotong Royong Basmi Tikus

"Kalau anggarannya belum cair, pakai dana operasional saya saja. Nanti kamu ajukan ke saya, daripada lama," kata Djarot, di sela-sela sidak di lantai 6 Blok G Balaikota, Jumat (15/5).

Menurut Djarot, Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus menerapkan pola hidup bersih. Dengan adanya tikus menandakan pola hidup yang tidak bersih. Dia mengajak PNS untuk melakukan kerja bakti satu bulan sekali. Sehingga perkembangbiakan tikus bisa dihindari.

"Tikus itu kan makan kertas dan kabel. Itu bisa bahaya, bisa mengakibatkan arus pendek listrik," jelasnya.

Diakui Djarot, dirinya melakukan sidak bukan hanya untuk melihat kerajinan PNS saja. Tapi, juga untuk melihat kondisi ruangan. Dirinya bahkan menyempatkan diri melihat dapur dan kamar mandi di lantai 6.

"Salah satu yang mendapat perhatian kami hama tadi, tikus misalnya. Tikus itu harus kita basmi. Jadi sidak itu bukan saya mengejar-ngejar orang bolos saja," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Umum DKI Jakarta, Agustino Dharmawan mengaku, pihaknya telah mengajukan anggaran untuk pembasmian tikus sebesar Rp 50 juta. Namun, lantaran ada keterlambatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga saat ini pembasmian belum bisa dilakukan. "Karena belum cair, makanya belum bisa dilakukan," kata Agus.

Atas arahan Djarot agar menggunakan dana operasional, Agus mengaku akan menyiapkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) terlebih dahulu. Dalam waktu dekat, RAB akan langsung diserahkan kepada Djarot. "Kami siapkan RAB-nya dulu, kalau sudah ada langsung kita serahkan," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1185 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1165 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye951 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye937 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye849 personBudhi Firmansyah Surapati