You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Festival Betawi Targetkan 5 Ribu Pengunjung
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Seleksi Calon Penghuni Rusun Lebih Selektif

Pemprov DKI Jakarta akan lebih selektif lagi dalam memilih calon penghuni rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Hal ini untuk menghindari terjadinya alih sewa rusun maupun unit rusun yang diperjualbelikan.

Kalau tidak sesuai kita segel. Kalau dia tidak berhak harus diusir

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengaku akan lebih ketat lagi dalam melakukan seleksi. Rusunawa yang ada di ibu kota akan diberikan kepada warga yang berhak, yakni yang benar-benar membutuhkan rumah tinggal. "Kalau untuk rusunawa kita harus lebih selektif," ujar Djarot di Balaikota DKI Jakarta, Senin (25/5).

Mantan Walikota Blitar ini menuturkan, jika ditemukan penghuni rusunawa yang tidak sesuai, maka akan langsung disegel. Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI akan terus melakukan pendataan secara berkala, agar tidak kecolongan. "Kalau tidak sesuai kita segel. Kalau dia tidak berhak harus diusir. Supaya tidak digunakan lagi," katanya.

30 Unit Rusunawa Marunda Disegel

Tindakan tegas pun telah dilakukan Pemprov DKI dalam menindak para penghuni rusun yang melanggar aturan. Terakhir, pada Minggu (24/5), sebanyak 30 unit Rusunawa Marunda disegel lantaran pemiliknya menolak untuk dibuatkan KTP sesuai dengan domisili serta surat dokumen lainnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2018 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye977 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye885 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye858 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye768 personFakhrizal Fakhri