You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
100 Peserta Mengikuti Pelatihan Sudin Nakertransgi Jakarta Utara
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

100 Jakpreneur Dilatih Bikin Kue Snack Box

Sebanyak 100 Jakpreneur yang bergerak di bidang kuliner, Kamis (2/3), ikut pelatihan pembuatan aneka kue untuk isian snack box yang digelar Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Sudin Nakertransgi) Jakarta Utara.

Pelatihan ini untuk menumbuh dan mengembangkan UMKM

Kepala Sudin Nakertransgi Jakarta Utara, Noviar Dinaryanti mengatakan, dalam giat ini pihaknya bersinergi dengan She'spreneur guna meningkatkan kemampuan dan kreativitas pelaku UMKM binaan.

"Pelatihan ini untuk menumbuh dan mengembangkan UMKM," katanya.

Sudin Nakertransgi Jakut Gelar Pelatihan Digital Marketing

Novi mengungkapkan, dalam pelatihan ini peserta diberi materi oleh tiga chef. Salah satunya adalah Chef Chilla Puspasari yang juga pendiri She'spreneur. Dia memberikan materi soal pembuatan kue fruit choux, pizza mini, mochi roll, dan cake sultan.

Diharapkan, melalui pelatihan ini peserta dapat mengetahui cara membuat aneka kue untuk isian snack box yang lebih baik, sekaligus teknis pemasarannya.

Lilis (35) warga Koja yang mengikuti pelatihan ini, mengaku sangat senang karena mendapat ilmu baru untuk mengembangkan usaha kue yang sedang dijalaninya.

"Kita diajarkan tips dan trik membuat kue hingga memasarkan kue tersebut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12861 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1515 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1504 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1453 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1132 personBudhi Firmansyah Surapati