You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Puluhan Pohon Peneduh di Jl Inspeksi Pos Duri Mati
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Puluhan Pohon Peneduh di Jl Inspeksi Pos Duri Mati

Puluhan pohon peneduh yang ditanam di sepanjang Jalan Inspeksi Pos Duri, Kelurahan Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat mati. Puluhan pohon tersebut ditanam untuk membuat kawasan lebih hijau dan asri serta mencegah bangunan liar muncul kembali.

Itu penyebabnya karena kondisi tanah bagian bawah merupakan puing dan sedimen dari kali

Pantauan beritajakarta.com, puluhan pohon yang ditanam setiap lima meter di sepanjang Kali Duri tersebut terlihat sejajar dan rapi. Namun kondisi pohon tersebut terlihat layu dan daunnya berwarna coklat.

Lurah Duri Pulo, Nur Komariyah mengatakan, puluhan pohon tersebut ditanam Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat sekitar bulan Mei lalu. "Itu belum lama ditanam pada saat pencanangan HUT DKI Jakarta," kata Komariyah, Rabu (1/7).

Belasan Pohon Ditoping di Cengkareng

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat, Themy Kenda Putra mengatakan, tidak berkembangnya puluhan pohon karena kondisi tanah yang kurang baik, sehingga pohon tersebut tidak bisa tumbuh dengan baik.

"Itu penyebabnya karena kondisi tanah bagian bawah merupakan puing dan sedimen dari kali," ujarnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1343 personAnita Karyati
  2. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1211 personFolmer
  3. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1116 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye938 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye915 personAnita Karyati