You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Jalan Theresia Masih Marak Pelanggaran Parkir Liar
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Jalan Theresia Masih Marak Parkir Liar

Meski berkali-kali ditertibkan, namun kawasan Jalan Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, masih marak parkir liar. Kondisi ini tak ayal membuat kawasan tersebut kerap macet parah.

Kami rutin mengadakan penertiban di Jalan Theresia, setiap hari rata-rata ada 3-4 mobil yang diderek

Umumnya kendaraan yang diparkir di bahu jalan di sepanjang Jalan Theresia merupakan kendaraan penjemput siswa sekolah. Di jalan memang terdapat sekolah elit SMP-SMA St Theresia.

Parkir Liar, 53 Sepeda Motor di Roxy Ditindak

Selain sekolah, kawasan ini juga terdapat pusat perbelanjaan dan rumah sakit. Lantaran areal parkir yang terbatas, akhirnya mereka memarkirkan kendaraannya di bahu jalan yang berimbas kemacetan lalu lintas.

"Kami rutin mengadakan penertiban di Jalan Theresia, setiap hari rata-rata ada 3-4 mobil yang diderek," kata Bona Tongam Siregar, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat, Jumat (3/7).

Bona juga menyayangkan kedisiplinan pengendara yang minim dalam mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Padahal di lokasi tersebut sudah terpasang rambu dilarang parkir bahu jalan.

"Namun setiap hari masih saja kita temukan pelanggaran," ujar Bona.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6725 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5658 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2721 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2103 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1871 personAnita Karyati